LIVE MUSIC

Minggu, 25 April 2010

Falsafah Perusahaan

FALSAFAH  menurut etimologi
Falsafah adalah kata serapan bahasa Arab dari istilah bahasa Yunani “philosophia” yang terdiri dari 2 kata, yaitu : philos / philein berarti suka, cinta, mencintai.Shophia  berarti kebijaksanaan, hikmah, kepandaian ilmu. Jadi philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada ilmu filsafat. Istilah ini kemudian di-indonesiakan menjadi filsafat. dalam bahasa Belanda yaitu wijsbegeerte berarti keinginan untuk ilmu Lwijs : pandai, berilmu; Begerte : keinginan. Dalam arti praktis filsafat mengandung arti alam berfikir / alam pikiran, sedangkan berfilsafah ialah berfikir secara mendalam atau radikal atau dengan sungguh – sungguh sampai keakar-akarnya terhadap suatu kebenaran atau dengan kata lain berfilsafat mengandung arti mencari kebenaran atas sesuatu.

Menurut Para Filsuf
Para filsuf Yunani / Romawi:

Plato (427 – 348 SM)
Filsafat ialah ilmu pengetahuan yang bersifat untuk mencapai kebenaran yang asli.

Aristoteles (382 – 322 SM) 
Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran, seperti ilmu Metafisika, Logika, Retorika, Etika Ekonomi, Politik & Sastetika.

Tujuan Filosofi/Falsafah Perusahaan  
Bertujuan agar misi yang dibuat mengandung makna yang dalam dan bisa dimengerti bukan saja oleh top manajer, karyawan, maupun pemegang saham, namun juga oleh masyarakat.

Berikut ini contoh dari falsafah Bank Bumiputera: 
 
Sebagai perusahaan perjuangan, Bumiputera memiliki falsafah sebagai berikut :
  1. Idealisme
    Senantiasa memelihara nilai-nilai kejuangan dalam mengangkat kemartabatan anak bangsa sesuai sejarah pendirian Bumiputera sebagai perusahaan perjuangan.
  2. Kebersamaan
    Mengedepankan sistem kebersamaan dalam pengelolaan perusahaan dengan memberdayakan potensi komunitas Bumiputera dari, oleh dan untuk komunitas Bumiputera sebagai manifestasi perusahaan rakyat.
  3. Profesionalisme
    Memiliki komitmen dalam pengelolaan perusahaan dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan senantiasa berusaha menyesuaikan diri terhadap tuntutan perubahan lingkungan.
   Sumber : Bank Bumiputera dan dari berbagai sumber lainnya.
read more “Falsafah Perusahaan”
read more “Falsafah Perusahaan”

Visi dan Misi

Visi adalah tujuan sesuatu yang ingin dicapai sehingga menjadi patokan/pedomannya disana. Sedang Misi adalah sebagai pendukung sekaligus jalannya untuk mencapai Visi tersebut

Dan pengertian visi dan misi dari segi bisnis adalah : 
visi merupakan pernyataan tentang tujuan organisasi yang diekspresikan dalam produk dan pelayanan yang ditawarkan, kebutuhan yang dapat ditanggulangi,kelompok masyarakat yang dilayani, nilia-nilai yang diperoleh serta aspirasi dan cita-cita masa depan. Visi yang efektif antara lain harus memiliki kriteria seperti Imagible (dapat dibayangkan), Desirable (menarik) Feasible (realistis dan dapat dicapai), Focused (jelas), Flexsible (aspiratif dan responsif terhadap perubahan lingkungan) dan Communicable (mudah dipahami).
 
Misi menurut Drucker (2000:87) pada dasarnya misi merupakan alasan mendasar eksistensi suatu organisasi. Pernyataan misi organisasi, terutama ditingkat unit bisnis menentukan batas dan maksud aktivitas perusahaan. Jadi perumusan misi merupakan realisasi yang akan menjadikan suatu organisasi mampu menghasilkan produkdan jasa yang berkualitas yang memenuhi kebutuhan, keinginandan harapan dari pelanggannya.

Berikut ini salah satu contoh visi dan misi perusahaan Jasa Raharja:

VISI

Menjadi perusahaan terkemuka di bidang Asuransi dengan mengutamakan penyelenggaraan program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

MISI

Catur Bakti Ekakarsa Jasa Raharja
  • Bakti kepada Masyarakat, dengan mengutamakan perlindungan dasar dan pelayanan prima sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
  • Bakti kepada Negara, dengan mewujudkan kinerja terbaik sebagai penyelenggara Program Asuransi Sosial dan Asuransi Wajib, serta Badan Usaha Milik Negara.
  • Bakti kepada Perusahaan, dengan mewujudkan keseimbangan kepentingan agar produktivitas dapat tercapai secara optimal demi kesinambungan Perusahaan.
  • Bakti kepada Lingkungan, dengan memberdayakan potensi sumber daya bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan. 

Visi dan Misi tidak hanya diterapkan pada sebuah Organisasi tetapi perlu juga untuk kehidupan diri sendiri agar lebih terencana dan terarah demi tercapainya cita-cita yang kita inginkan.

 Sumber : yahoo answer, digilib.petra.ac.id dan Jasa Raharja

read more “Visi dan Misi”
read more “Visi dan Misi”

Sabtu, 24 April 2010

Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan adalah aturan main yang ada dalam perusahaan yang akan menjadi pegangan dari SDM–nya dalam menjalankan kewajibannya dan nilai-nilai untuk berprilaku di dalam organisasi tersebut.

Budaya perusahaan sebagai rantai yang mengikat ujung-ujung tombak sehingga hal tersebut mengarahkan segala kekuatan menjadi satu tujuan terasa benar-benar kekuatannya. 

Perkembangan Budaya Perusahaan:

1. Budaya perusahaan adalah hal-hal yang dikerjakan dalam satu perusahaan.

2. Budaya perusahaan adalah asumsi-asumsi dasar.

3. Rekayasa budaya perusahaan sebagai alat untuk meraih kemajuan, Budaya perusahaan sebagai andalan daya saing.

 4. Budaya perusahaan bagian dari strategi perusahaan dalam meraih kemajuan
. 

      Budaya pada dasarnya tidak hanya menjadi monopoli para ahli purbakala, sastrawan, atau pekerja seni. Budaya juga tidak identik dengan sesuatu yang kuno, kolot, atau primitif. Budaya yang baik seharusnya juga menjadi bagian dari perangkat nilai yang dianut oleh para pekerja dari tukang sapu sampai direktur utama, baik disektor swasta maupun negara [BUMN]. Inilah yang belakangan sering dilupakan, termasuk ketika kita berbicara tentang kerangka good corporate governance [GCG] atau tata kelola perusahaan yang baik. Kerangka GCG  hanya difahami sebagai seperangkat aturan yang harus dipatuhi setiap orang dan tidak jarang menempatkan karyawan sebagai objek semata.    

      Ketika itu GCG diyakini sebagai salah satu resep mujarab untuk menggenjot produktifitas sektor usaha [korporat] karena dianggap mampu mencegah terjadinya inefisiensi pada perusahaan BUMN maupun Swasta. Begitu pentingnya GCG ini sampai-sampai Bank Dunia menempatkannya menjadi bagian tidak terpisahkan dalam kerangka kebijakan pemulihan ekonomi khususnya bagi negara-negara yang terkena krisis ekonomi agar mereka dapat segera bangkit dari keterpurukan. Pelembagaan GCG ini-pun dimasukkan dalam satu paket skema pemulihan ekonomi yang ditawarkan IMF melalui penandatanganan Letter of Intent bersamaan dengan pelembagaan Good Governance [GG] disektor pemerintahan. Sejak saat itu pemerintah mulai melembagakan GCG antara lain melalui Keputusan Meneg BUMN No.117/M-MBU/2002 tentang Pengembangan Praktik corporate governance di BUMN.  

      Meskipun demikian ternyata resep pemulihan yang diberikan IMF untuk Indonesia hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Akibatnya suara-suara kritis terhadap konsep pemulihan ekonomi ala IMF ini (termasuk didalamnya GCG) terdengar semakin lantang dan bermuara pada keinginan agar Indonesia bisa segera keluar dari program pemulihan IMF dipenghujung tahun 2003 (Kompas: 29/05/03). Setelah beberapa tahun menjadi pasien IMF, Indonesia memang masih belum benar-benar dapat bangkit dari keterpurukan. Ini dapat dilihat misalnya sampai tahun 2006 sedikitnya 20 BUMN masih merugi. Enam diantaranya perusahaan besar seperti PLN, Garuda Indonesia, Krakatau Steel, PTPN I, II dan XIV (BUMN Online: 10/11/2007). Bahkan bulan September 2007 PT Dirgantara Indonesia dinyatakan bangkrut (Batam Pos, 5/09/2007). Pada bagian lainnya, korupsi masih merajalela (Kompas 28/03/2003). Daya saing juga masih rendah karena Indonesia menemati urutan ke 92 dari 108 negara (Pikiran Rakyat, 6/08/2006). Hasil kajian sejumlah lembaga survei dalam dan luar negeri juga menunjukkan bahwa penerapan GCG di Indonesia sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari buruknya indeks nilai GCG yang diperoleh. Survei yang dilakukan Credit Lyonnais bahkan mencatat penurunan index nilai GCG Indonesia dari 3,10 pada tahun 2000 menjadi 2,90 tahun 2001 (Bali Pos, 23/01/2003). 

 
      Salah satu pendapat yang mengemuka adalah GCG tidak sepenuhnya berhasil diterapkan di Indonesia bukan karena konsepnya yang salah, tetapi karena pelaku usaha tidak menempatkan budaya perusahaan sebagai dasar untuk membangun GCG. Ketika berbicara tentang GCG, yang ada dibenak mereka adalah konsep-konsep manajemen yang mekanik dan hanya bisa diukur dengan parameter-parameter objektif rasional. Padahal ruang lingkup GCG lebih dalam dari sekadar wilayah manajemen.  Bila manajemen mengatur hal-hal yang sangat teknis tentang bagaimana perusahaan menggerakkan roda organisasinya untuk mencapai laba, maka GCG menyentuh wilayah yang lebih dalam dari sekadar menggerakkan roda organisasi. Oleh karena itu sebagai kerangka konseptual GCG memerlukan perangkat nilai untuk pondasi agar ia dapat dibangun secara kokoh. Perangkat nilai tersebut adalah good corporate culture [GCC] atau bisa disebut sebagai “budaya perusahaan yang baik”.   
 
     Apa itu good corporate culture dan bagaimana implementasinya pada kehidupan sehari-hari dalam penyelenggaraan perusahaan? Sebelum mengulasnya, baik kita pahami apa itu budaya perusahaan. Mengutip pendapat mantan Dirut BRI DR. Djokosantoso Moeljono budaya perusahaan adalah “peramuan”  berpola top-middle-bottom, kemudian disemaikan kesetiap sel organisasi dan menjadi nilai-nilai kehidupan bersama yang dapat muncul dalam bentuk perilaku formal maupun informal (Moeljono:2006:58). Dengan demikian budaya perusahaan adalah landasan filosofis yang pada tingkatan paling dalam diyakini sebagai “agama” oleh orang-orang dalam sebuah organisasi perusahaan. Fungsi budaya perusahaan adalah sebagai sistem nilai yang akan mengikat serta mewarnai sikap dan tingkah laku para pekerja, dari mulai tukang sapu sampai dengan direktur utama. Oleh karena itu, budaya yang dapat dijadikan sebagai pondasi bagi bangunan GCG tentu saja adalah budaya perusahaan yang baik. Karena budaya perusahaan yang buruk tidak akan bisa menjadi pondasi GCG. Budaya perusahaan yang baik adalah yang tidak mengabaikan nilai-nilai lokalitas.

Sumber : ombudsman-asahan & shvoong 


 

read more “Budaya Perusahaan”
read more “Budaya Perusahaan”

Sabtu, 03 April 2010

Manajemen Strategik (Pencitraan)

    Manajemen strategi terdiri atas dua suku kata yang dapat dipilah menjadi kata manajemen dan strategi. Manajemen merupakan serangkaian proses yang terdiri atas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan penganggaran (Nawawi, 2003:52).

    Manajemen strategi merupakan suatu proses untuk selalu menempatkan posisi organisasi pada titik yang strategi sehingga didalam perkembangan selanjutnya organisasi akan terus memperoleh prospek strategik dan dalam manajemen strategi terdapat empat fase yang harus dilalui oleh perusahaan yaitu:

Fase Produksi
    Perusahaan yang memasuki fase ini harus mempunyai visi dan misi untuk memproduksi barang sesuai permintaan pasar. Dalam visi dan misinya, perusahaan harus memfokuskan pada peningkatkan kapasitas dan mempercepat proses produksi. Pada fase ini juga, strategi beberapa perusahaan manufaktur meliputi penelitian dan pengembangan produk baru. sebagaimana driven kualitas, driven reasearch and development tetap merupakan bagian dari strategi yang merupakan implementasi dari visi produksi. yang memilih fokus utama untuk menghasilkan produk baru, berkualitas dalam jumlah besar dengan rantai produksi yang efisien.

Fase Penjualan
     Pada fase ini perusahaan lebih memusatkan perhatian pada bagaimana memasarkan produknya. Bagaimana meningkatkan jumlah penjualannya agar terus meningkat. Perusahaan-perusahaan ini memiliki visi dan misi yang mengedepankan upaya meningkatkan jumlah dan nilai penjualan produknya. Hal ini diwujudkan dalam misi, sasaran strategi dan program kerja yang memang diarahkan Dalam mendukung visiya tersebut. Baik dalam bentuk promosi yang gencar, reward tinggi bagi tenaga pemasar, jaringan distribusi yang luas, dan banyak lagi.

Fase Pelayanan
    Perusahaan dikemudian hari mulai menerapkan strategi yang didasarkan pada visi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumennya. Pada fase ini perusahaan mulai memandang bahwa memberikan pelayananan dan Kepuasan pelangan adalah cara untuk terus dapat bertahan, berkembang dan menjadi besar di tengah persaingan global yang demikian ketat.

Fase Pencitraan
    Perusahaan yang telah besar cenderung mulai bervolusi memasuki fase keempat ini. fase pencitraan. visi perusahaan yang biasanya telah menjadi sebuah group korporasi besar ini adalah menjaga citra perusahaannya sebagai pemimpin pada industrinya.
    Pencitraan yang baik atas perusahaan dan merk terbukti menjadi salah satu strategi yang terkuat untuk meraih kesetiaan pelangan. sebut saja Mecedes Benz yang memiliki citra kuat sebagai yang terbaik di industri mobil dunia, Atau Unilever untuk industri consumer goods dunia,  atau Kalbe Farma yang merupakan pemimpin industri farmasi dan makanan kesehatan di Indonesia. 
    Sebuah perusahaan manufaktur dapat berada fase ini setelah mampu melepaskan diri dari strategi penciptaan produk yang berkualitas dengan rantai produksi yang efisien, peningkatan penjualan dan jaringan distribusi produk, dan pelayanan yang baik terhadap pelangan.

   
Sumber: Berbagai Sumber
read more “Manajemen Strategik (Pencitraan)”
read more “Manajemen Strategik (Pencitraan)”

Rabu, 06 Januari 2010

Kontroversi Film Bidadari Jakarta

Satu film lagi yang akan beredar di bioskop. Film ini berjudul Bidadari Jakarta yang mengangkat realitas sosial Kota Jakarta. Film yang  diputar 7 januari 2010 ini berkisah tentang seorang gadis bernama Ulin (Poppy bunga) gadis manis korban penjualan wanita sehingga menjadi pelacur. Hari-hari Ulin pun otomatis dihabiskan melayani nafsu bejat para lelaki hidung belang.

Dilihat dari resensinya, cerita film ini cukup bagus karena cerita ini berisi bahaya narkoba, sex bebas dan waspada terhadap penjualan wanita untuk dijadikan pelacur. Namun disayangkan film ini mengalami kendala dalam peluncurannya. Kendala ini datang dari Lembaga Sensor Film. Lembaga ini memotong banyak adegan yang disensor karena banyak adegan yang menggunakan bahasa kasar dan keras sehingga harus dipotong.

Penilaian Lembaga Sensor Film tentang bahasa yang digunakan terhadap film Bidadari Jakarta terasa kurang pas dikarenakan film ini berkisah tentang kehidupan malam Jakarta yang berhubungan erat dengan kriminalisme. Jadi jarang sekali pelaku kehidupan malam ini menggunakan bahasa yang baik dan benar dan bahasa yang digunakan pasti memakai bahasa yang terdengar kasar dan keras. Selain itu dalam pembuatan film ini yang diambil dari kisah nyata, haruslah hasilnya baik dari segi tampilan maupun tatanan bahasa sesuai dengan kenyataan yang ada dan kenyataannya adalah bahasa yang digunakan dalam dunia malam Jakarta memang terdengar kasar dan keras.
read more “Kontroversi Film Bidadari Jakarta”
read more “Kontroversi Film Bidadari Jakarta”

Rabu, 30 Desember 2009

Cara Diet yang Efektif

Beragam cara dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Tapi banyak orang yang menginginkan badan kurus dengan melakukan diet yang salah dan justru bisa mengganggu kesehatan. Belum lagi dietnya sulit dan mahal. Ketahui trik agar diet berjalan dengan sukses.

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin menurunkan berat badannya, mulai dari alasan kesehatan, agar bentuk badannya proprosional, untuk menarik perhatian lawan jenis atau hanya sekedar ingin mengikuti tren yang ada saja.

Hal yang utama harus dilakukan ketika Anda ingin mengurangi berat badan adalah mengetahui gaya makan yang benar apakah terlalu banyak dan terlalu sering tanpa diimbangi gerak badan atau aktivitas yang bisa membakar kalori.

Terkadang kebiasaan makan dalam porsi besar, habis makan langsung diam saja, sering mengemil makanan kalori tinggi seperti makanan manis, lemak, goreng-gorengan yang sulit dikontrol juga memicu penimbunan lemak di tubuh. Para pakar kesehatan tidak melarang makan enak asalkan setelah makan diimbangi dengan aktivitas fisik.

Seperti dikutip dari Thedietchannel, ada poin-poin penting yang harus diperhatikan saat ingin diet:

1. Temukan penyebab mengapa makan terlalu banyak.
Rata-rata orang makan dengan porsi banyak akibat dipicu oleh stres, bosan, kesepian, marah, depresi dan emosi lain. Karena itu belajar untuk menghadapi emosi yang baik tanpa beralih pada makanan. Orang yang rajin berolahraga tapi tidak bisa mengontrol emosi dengan baik, tidak akan memberikan efek diet yang jangka panjang. Dengan mengontrol emosi yang baik, maka seseorang juga bisa mengontrol pola makan sekaligus menurunkan berat badannya.

2. Olahraga yang konsisten penting untuk menurunkan berat badan.
Trik ini memang bukan hal yang baru, tapi olahraga yang rutin sangat memberikan pengaruh terhadap keberhasilan seseorang dalam menurunkan berat badannya. Temukan sesuatu yang Anda sukai sehingga Anda akan lebih mudah untuk menjalaninya. Olahraga yang dilakukan pun tidak harus mahal, bisa dengan berjalan kaki bersama teman.

Olahrga yang paling bagus untuk menurunkan berat badan seperti jogging, lari, bersepda. Waktu olahraga yang paling baik adalah saat pagi hari karena bisa membangkitkan semangat dan membakar kalori lebih banyak, dilakukan selama 10-30 menit yang bisa dilakukan 3-5 kali dalam satu minggu.

3. Membuat catatan harian makanan.
Membuat catatan mengenai apa saja yang sudah dikonsumsi dalam satu hari turut menyumbangkan keberhasilan. Catatan ini berisi apa saja yang dimakan dan berapa porsinya, bagaimana tingkat rasa lapar yang dialami sebelum makan serta emosi apa yang ada saat itu. Ini bisa menimbulkan kesadaran diri, sehingga seseorang tetap fokus menjalani komitmen yang ada.

Catatan harian ini juga bisa menjadi panduan sudah berapa kalori yang masuk ke tubuh, sehingga bisa diprediksi makanan apa yang harus dihindari atau dikurangi misalnya lemak, makanan yang manis (kandungan gulanya tinggi) atau karbohidratnya.

4. Deteksi rasa lapar dengan air hangat.
Rasa lapar yang timbul terkadang bukan disebabkan oleh tubuh yang memerlukan nutrisi. Jika timbul rasa lapar, cobalah untuk mengonsumsi air putih hangat. Kalau setelah minum rasa laparnya hilang, maka Anda tidak perlu makan. Tapi jika tetap merasa lapar, itu berarti tubuh memang memerlukan tambahan nutrisi dari makanan. Dengan cara ini seseorang bisa mengurangi tingkat menyemil yang dapat meningkatkan berat badan.

5. Mengatur pola makan dengan benar.
Pola makan saat diet memang harus dijaga, tapi orang suka salah kaprah dalam mengartikan pola makan untuk diet. Seseorang tetap membutuhkan nutrisi yang seimbang, serat dan protein tetap harus dikonsumsi, kurangi makanan yang digoreng dan berlemak terutama daging merah tapi tetap boleh mengonsumsi telur. Sarapan sangat penting untuk menunjang aktivitas serta mencegah orang konsumsi camilan dan usahakan tidak makan berat 4-6 jam sebelum tidur.

Kalori yang masuk ke dalam tubuh harus dijaga untuk bisa memberikan hasil yang baik. Bagi orang yang berdiet sebaiknya pola makan mengandung 1.000 kalori, 60 gram protein, 145 gram karbohidrat dan 21 gram lemak. Asupan ini termasuk dalam sarapan, makan siang, makan malam dan camilan.

Sumber : Detik Health
read more “Cara Diet yang Efektif”
read more “Cara Diet yang Efektif”

Fakta Mengejutkan Tentang Tubuh Manusia

Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui banyak rahasia yang terdapat di dalam tubuhnya. Fakta-fakta ini mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya, tapi seseorang akan terkejut bila mengetahuinya.

Tubuh manusia mulai dari kepala, leher, batang badan, 2 lengan dan 2 kaki merupakan keseluruhan struktur fisik dari organisme manusia. Ukuran tubuh manusia biasanya dipengaruhi oleh gen, dan saat dewasa tubuh terdiri dari 100 miliar sel yang dirancang untuk menunjang fungsi masing-masing organ seperti kardiovaskular, pencernaan, kekebalan tubuh, pernapasan, ekskresi, perkemihan, muskuloskeletal, saraf, endokrin dan reproduksi.

Karena itu ada fakta-fakta tersembunyi yang tidak diketahui banyak orang mengenai tubuh seorang manusia, seperti dikutip dari Howstuffworks :

1. Manusia melepaskan sekitar 600.000 partikel (sel) kulit setiap jamnya. Dalam setahun ada sekitar 1,5 pon (0,75 kg) sehingga rata-rata orang akan kehilangan sekitar 105 pon (47,25 kg) sel kulit pada saat berusia 70 tahun.

2. Jumlah tulang. Orang dewasa memiliki tulang yang lebih sedikit dibandingkan bayi. Saat seseorang baru memulai kehidupan, terdapat 305 tulang. Tapi seiring terjadinya pertumbuhan, maka saat dewasa orang hanya memiliki 206 tulang saja.

3. Sidik (garis-garis) di lidah. Jika ingin menyembunyikan identitas, maka sebaiknya tidak menjulurkan lidah. Karena serupa dengan sidik jari, setiap orang memiliki sidik lidah unik yang berbeda-beda.

4. Lapisan kulit perut baru. Tanpa disadari setiap manusia memiliki lapisan kulit perut baru setiap 3-4 hari. Ini karena asam yang kuat di lambung tidak hanya berguna untuk mencerna makanan, tapi juga untuk mengikis lapisan perut.

5. Kecepatan bersin. Udara yang dikeluarkan dari orang yang bersin bisa memiliki kecepatan hingga 100 mil/jam (160,9 km/jam) atau lebih. Karena itu tidak ada salahnya untuk menutup hidung saat bersin atau ada orang di dekat Anda yang bersin.

6. Panjangnya pembuluh darah. Darah memiliki jalur kerja yang panjang, karena ada sekitar 60.000 mil (96.540 km) pembuluh darah dalam tubuh manusia. Dan jantung bekerja keras untuk memompa sekitar 2.000 galon darah setiap harinya ke semua pembuluh darah.

7. Jumlah air liur. Mungkin tidak pernah terbayangkan untuk berenang di dalam air liur sendiri. Tapi hal ini mungkin saja, karena dalam seumur hidupnya seseorang menghasilkan air liur rata-rata 25.000 liter.

8. Kekuatan mendengkur. Seseorang pasti akan terganggu jika tidur di sebelah orang yang mendengkur. Hal ini bisa dimaklumi, karena suara dengkuran bisa mencapai 60 desibel yang setara dengan suara normal orang berbicara. Bahkan ada yang mencapai 80 desibel yaitu setara dengan suara mesin bor.

9. Warna dan jumlah rambut. Warna rambut akan membantu menentukan seberapa banyak jumlah helai rambut. Warna rambut pirang memiliki 146.000 folikel (kantong kelenjar pada rambut), rambut hitam memiliki 110.000 folikel sedangkan rambut coklat memiliki 100.000 folikel. Setiap folikel menghasilkan 20 helai rambut.

10. Berat kepala. Tidak heran jika seorang bayi sulit sekali mengangkat kepalanya, karena berat kepala saat baru lahir adalah seperempat dari total berat badan. Sedangkan saat dewasa, berat kepalanya hanya seperdelapan dari berat badan seseorang.

Sumber : Detik Health
read more “Fakta Mengejutkan Tentang Tubuh Manusia”
read more “Fakta Mengejutkan Tentang Tubuh Manusia”

Kalender


Time

About this blog

Pengikut